Tag Archives: Pelatihan

Bordir Tasikmalaya Binaan Pertamina Tembus Pasar Asia

Jakarta, 12 November 2022 – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat terus berkomitmen dalam memajukan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang telah dilakukan dengan berbagai program, salah satunya melalui pengembangan sistem pendampingan terintegrasi pada skema pembiayaan, program pembinaan, pelatihan dan peningkatan pemasaran.

Teknik produksi bordir yang dikenal dengan teknik sulam jahit pada media sebagai hiasan atau motif ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Tasikmalaya. Bisnis bordir merupakan bisnis menjanjikan terutama di Kawalu, Tasikmalaya.

Sejak tahun 2006, seorang perajin bernama Nining Suminar kini telah memiliki 12 orang pekerja dengan memproduksi mukena dan kebaya dengan berbagai macam kain, motif serta ukuran. Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 13 November 1978 ini memang lahir di keluarga pengrajin bordir, sehingga hal tersebut menjadi inspirasinya membuat usaha sendiri.

Mukena dengan model terusan bordir manual menjadi produk yang paling diminati saat ini dengan harga produk yang bervariasi mulai dari Rp75.000 – Rp1.500.000 untuk setiap  setnya.

Melalui Regional Jawa Bagian Barat, menjadi mitra binaan Pertamina dinilai Nining mampu memberikan dampak positif bagi usahanya.  “Pada tahun 2022 dalam kurun waktu 9 bulan ini, Alhamdulilah omzet sudah mencapai Rp 400 juta,” ujar Nining.

Nining mengaku saat ini sedang menyelesaikan produksi kebaya bordir untuk diekspor ke Malaysia. Pemasaran secara offline dengan pengiriman ke toko-toko grosir busana muslim menjadi pilihan Nining, kendati demikian tidak menutup kemungkinan dirinya akan melakukan pemasaran secara online.

“Walaupun pandemi di awal tahun 2020 berdampak cukup besar terhadap usaha kami, namun kini telah mengalami pengembangan. Terlebih menjadi mitra binaan Pertamina memberikan banyak peluang untuk usaha saya dan berharap dapat mengikuti kegiatan pelatihan, maupun bazar yang diselenggarakan Pertamina,” ujar Nining.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menyampaikan, “Melalui pendampingan sebagai salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil ini merupakan langkah yang strategis untuk memajukan mitra binaan kami agar terus tumbuh dan berkembang secara matang. Kami akan terus mendampingi serta membimbing para pelaku UMK untuk terus bersaing di dunia bisnis, terutama di masa pandemi Covid-19.”

Program ini juga bertujuan untuk terus mengimplementasikan poin 8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Selain SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan Environmental, Social & Governance (ESG) di bidang sosial. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Adapun syarat untuk dapat bergabung menjadi mitra binaan Pertamina dapat dilihat pada https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan

———-

PELATIHAN PENGGUNAAN DASAR MICROSOFT POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MEMBUAT MATERI PRESENTASI BAGI PENGURUS DAN STAFF PENGAJAR TPQ NURUL JIHAD TANJUNG PRIOK

Pengabdian masyarakat tentu menjadi suatu kewajiban bagi dosen yang merupakan suatu kegiatan proses pemberdayaan diri dan potensial untuk kepentingan masyarakat yang ada di wilayah tertentu yang menjadi target pengembangan. Dengan membentuk masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman yang maju dan berfikir secara realistis guna menghasilkan gaya leadership yang handal maka secara tak langsung akan terbentuk pula sebuah peradaban yang maju. Dengan segala potensi yang dimiliki oleh dosen-dosen Universitas Bina Sarana Informatika yang begitu handal dan professional dan didukung dengan teknologi informasi yang berkembang dapat menjadi tonggak pengabdian masyakarat yang sangat bermanfaat dan proses penyelarasan terkait dengan kemajuan dibidang teknologi informasi yang merupakan bagian erat dalam kemajuan Pendidikan di Indonesia saat ini yang harus didukung dengan kegiatan yang bermanfaat. Terutama pada pengajar TPQ yang membutuhkan keilmuan yang terkini dalam menunjang aspek dalam segala hal terutama memudahkan dalam proses dan peningkatan pengetahuan terkait Microsoft Powerpoint yang dapat dimanfaatkan untuk segala macam bidang, terutama penyusunan materi presentasi.

Permasalahan yang ada adalah kurangnya pengetahuan pemanfaatan dan pengenalan terkait Microsoft Powerpoint yang sangat bermanfaat untuk menunjang kepeluan pada TPQ Nurul Jihad. Tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk TPQ Nurul Jihad Jakarta Utara yang Jl.Kp.Bahari Ujung Gang 1. No.25 Rt.011 Rw.06 Kel: Tanjung Priok Kec:Tanjung priok Jakarta Utara yang telah hadir ditengah masyarakat dalam upaya mewujudkan fungsi dan peran seperti yang telah diuraikan diatas. Berdasarkan Surat nomor terdaftar pada: DEP KD: 0915/5/BA01.1/2043/2013, TPQ Nurul Jihad dalam ruang lingkup naungan POKJA (Kelompok Kerja) TKQ/TPQ Tanjung Priok senantiasa berperan aktif dilingkungan masyarakat, dengan melaksanakan kegiatan islami yang telah disusun sehingga keberadaannya bermanfaat bagi warga dan anak-anak dan masyarakat secara umum.

Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung Tridharma Pendidikan, Universitas Bina Sarana Informatika dalam hal ini kelompok dosen yang diketuai oleh Harsih Rianto, M. Kom, dan beranggotakan dua orang dosen yaitu Martua Hami Siregar M.Kom. yang bertindak sebagai koordinator tutor dan Mohammad Noviansyah, ST, M. Kom. sebagai bagian administrasi. Kegiatan ini juga melibatkan sembilan orang anggota panitia dari kalangan mahasiswa yaitu Annisa Putri Rizqi Vidriani, Shinta Febriyanti, Muhammad Qaisan Naufal, Rifqi Rizaldi, Rizky Yansyah, Muhammad Rifky Yudha Permana, Yusuf Fahmi Yudafasa, Febrian Riza Mahardika, dan Yolanda Diah Astuti.

Menurut seorang peserta dari staff pengajar TPQ Nurul Jihad, modul yang diberikan pada acara ini sangat padat namun mudah dipahami, ditambah lagi cara penyampaian dari tutor yang interaktif dan menyenangkan menjadi kesan yang tak terlupakan. Selaku ketua tim panitia, Harsih Rianto, M. Kom dalam wawancara berkata “Kami berharap pelatihan yang diberikan melalui kegiatan ini, dapat berguna bagi para peserta dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengurus dan staf pengajar di  lingkungan TPQ Nurul Jihad ini,”

Untuk menguji daya serap peserta terhadap materi yang diberikan, Tim panitia juga memberikan kuis berhadiah bingkisan menarik ditengah-tengah pelatihan guna meringankan ketegangan serta mencairkan suasana pelatihan. Martua Hami Siregar, M. Kom selaku koordinator tutor berharap kegiatan ini dapat tetap berlanjut di semester berikutnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00, diakhiri dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia. Kepala sekolah TPQ Nurul Jihad menyampaikan terima kasih atas kegiatan pelatihan ini dan berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan agar peserta mendapat manfaat yang maksimal serta menjaga silaturahmi antara masyarakat dalam hal ini pengurus dan staf pengajar TPQ Nurul Jihad dan civitas perguruan tinggi khususnya Universitas Bina Sarana Informatika.

PELATIHAN PENGGUNAAN FORMULA DASAR PADA MICROSOFT EXCEL 2016 UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMPUTER PENGURUS DAN STAF PENGAJAR TPQ NURUL HUDA

Kemajuan suatu bangsa sangat erat kaitannya dengan seberapa tinggi kualitas pendidikan di negeri tersebut, dan kualitas pendidikan salah satunya ditentukan olek kualitas para pendidiknya. Kemampuan pendidik dalam menggunakan Teknologi Informasi (TI) sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing dalam dunia pendidikan. Salah satu keterampilan dalam teknologi informasi yang diperlukan dalam dunia pendidikan yaitu ketrampilan dalam mengolah data menggunakan software Microsoft Excel. Dengan menggunakan Microsoft excel akan sangat memudahkan kegiatan pendidikan antara lain menyusun kurikulum, membuat daftar siswa, membuat rekapitulasi kehadiran siswa, membuat rekapitulasi hasil evaluasi dan berbagai kegiatan administrasi lainnya. Kebutuhan akan keterampilan menggunakan Microsoft excel juga dirasakan oleh pengurus dan staf pengajar di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Nurul Huda yang berlokasi di Jalan Sunter Muara RT. 012 RW.05 Kel. Sunter Agung Kec.Tanjung Priok Jakarta Utara, menurut survey mayoritas pengurus dan staf pengajar TPQ Nurul Huda belum menguasai keterampilan menggunakan Microsoft excel 2016 terutama dalam menggunakan formula dasar di software tersebut.

Untuk itu sebagai perguruan tinggi yang menjunjung Tridharma Pendidikan, Universitas Bina Sarana Informatika dalam hal ini kelompok dosen yang diketuai oleh Martua Hami Siregar M.Kom. dan beranggotakan dua orang dosen yaitu Harsih Rianto M.Kom. yang bertindak sebagai koordinator tutor dan Fahrizal, S.Pd.,M.Kom. sebagai bagian administrasi. Kegiatan ini juga melibatkan sembilan orang anggota panitia dari kalangan mahasiswa yaitu Tubagus Bintang Hidayatulloh, Jaka Aris, Ilham Yofrie Hadiansyah, Ferry Putra Wardana, Dio Prihartanto, Putri Ayu Lestari, Indah Risnawati, Muhammad Thoriq Ar Rasyid dan Muhammad Labib Ardiansyah.

Kegiatan yang bertema “Pelatihan penggunaan formula dasar pada microsoft excel 2016 untuk meningkatkan keterampilan komputer pengurus dan staf pengajar TPQ Nurul Huda” itu berlangsung selama 4 hari yaitu tanggal 21 Mei, 28 Mei, 4 Juni, dan 11 Juni 2022. Dengan berbekal modul yang telah disusun oleh panitia dosen, para peserta sangat antusias dalam mengikuti arahan dari tutor. Menurut seorang peserta dari staff pengajar TPQ Nurul Huda, modul yang diberikan pada acara ini sangat padat namun mudah dipahami, ditambah lagi cara penyampaian dari tutor yang interaktif dan menyenangkan menjadi kesan yang tak terlupakan. Selaku ketua tim panitia, Martua Hami Siregar yang akrab disapa Bapak Ucok dalam wawancara berkata “Kami berharap pelatihan yang diberikan melalui kegiatan ini, dapat berguna bagi para peserta dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengurus dan staf pengajar di  lingkungan TPQ Nurul Huda ini,”

Untuk menguji daya serap peserta terhadap materi yang diberikan, Tim panitia juga memberikan kuis berhadiah bingkisan menarik ditengah-tengah pelatihan guna meringankan ketegangan serta mencairkan suasana pelatihan. Harsih Rianto selaku koordinator tutor berharap kegiatan ini dapat tetap berlanjut di semester berikutnya mengingat manfaat yang diberikan pada peserta dalam meningkatkan keterampilan menggunakan mikrosoft excel serta menambah pengalaman bagi mahasiswa dalam berkegiatan sosial.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 selama empat hari tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia. Kepala sekolah TPQ Nurul Huda menyampaikan terimakasih atas kegiatan pelatihan ini dan berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan agar peserta mendapat manfaat yang maksimal serta menjaga silaturahmi antara masyarakat dalam hal ini pengurus dan staf pengajar TPQ Nurul Huda dan civitas perguruan tinggi khususnya Universitas Bina Sarana Informatika.

 

Gambar 1. Tutor Memberikan Penjelasan Materi

Gambar 2. Peserta Menyimak Penjelasan Materi Yang Diberikan

Gambar 3. Pemberian Bingkisan Bagi Peserta Terpilih

Gambar 4. Foto Bersama Tim dan Peserta Kegiatan

Kaderisasi Berlandaskan Core Value Akhlak untuk Next Generation Sucofindo

Jakarta, 17 Januari 2021 – PT SUCOFINDO menyelenggarakan pelatihan Bela Negara Tahun 2022 kepada 25 pegawai management trainee baru yang dilaksanakan pada tanggal 5 -15 Januari 2022  di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat.

Johanes Nanang Marjianto, Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO, mengapresiasi kepada para peserta Bela Negara Tahun 2022 yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pelatihan.

Menurutnya, pelatihan Bela Negara 2022 bertujuan sebagai kaderisasi dalam upaya  membentuk, membina sikap, mental, perilaku, dan disiplin serta pembekalan agar mampu melaksanakan tugas sesuai dengan jabatan yang akan diembannya. Nanang juga berharap agar pelatihan ini dapat membentuk daya juang yang tinggi dan semangat mengabdi terhadap bangsa dan negara khususnya institusi PT SUCOFINDO.

“Kita semua menyadari bahwa kegiatan pelatihan yang hanya 11 hari itu, belumlah cukup memadai untuk menggali berbagai ilmu yang harus didapatkan. Dengan adanya pelatihan yang singkat ini, peserta sebagai pegawai management trainee PT SUCOFINDO diharapkan mampu dan memahami tugas pokok serta dapat lebih bertanggung jawab terhadap semua tugas-tugas yang diemban, tentunya berlandaskan core value AKHLAK.” ujar Nanang.

“Secara substansial, 25 orang peserta telah menerima semua materi pelatihan dengan baik yang telah diberikan oleh para pelatih, diharapkan kedepannya para peserta dapat mengaplikasikan semua materi yang telah diberikan secara nyata dalam aktivitas keseharian, khususnya di lingkungan tempat bertugas.” tambah Nanang.

Menurutnya, kondisi bangsa saat ini khususnya menyangkut ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan serta keamanan, maka perlu adanya tindakan nyata oleh segenap komponen bangsa, baik secara individual maupun kelembagaan yang termasuk pegawai yang ada di dalamnya.

“Saya yakin dan percaya bahwa pimpinan PT SUCOFINDO dan secara menyeluruh menyadari tentang hal ini, bahwa setiap perusahaan diperlukan kepedulian terhadap pembangunan bangsa ini dengan memberikan sumbangsihnya bagi bela negara,” tutup Nanang.

Pelatihan Microsoft Word 2016 Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Pengurus dan Staff Pengajar TPQ UPEKA VI

Teknologi Informasi (TI) dan pendidikan merupakan dua entitas penting yang saat ini saling melengkapi dan saling mendukung satu sama lain. Pelibatan TI dalam kegiatan pendidikan sangat penting dalam mendukung pengembangan bahan ajar, pengayaan media pembelajaran dan kemudahan dalam masalah administrasi. Kegiatan pendidikan yang dimaksud dapat berbentuk lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan informal. Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan agama informal yang sangat dekat dengan lapisan masyarakat. Tentunya keberadaan TI akan memberi dampak positif yang besar bagi TPQ, baik bagi staf, guru pengajar maupun bagi peserta didiknya. Akan tetapi, masih rendahnya tingkat penguasaan dan pemanfaatan TI dalam bidang pendidikan informal membuat beragam kendala hadir saat mengembangkan TPQ itu sendiri, misalnya dalam perluasan media pembelajaran dan administrasi di lingkup TPQ.

 

Gambar 1. Tutor Memberikan Penjelasan Materi

Untuk itu, sebagai bagian dari tugas pokok dosen (Tridharma Perguruan Tinggi), sejumlah dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika, melangsungkan kegiatan pelatihan pemanfaatan TI bagi pengurus dan pengajar di lingkungan TPQ, yang saat ini (29/11) telah menyelesaikan hari ketiga kegiatan. Pelatihan ini sendiri diselenggarakan dalam rangkaian acara Pengabdian Kepada Masyarakat bersama mitra TPQ UPEKA VI yang berlokasi di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat yang diketuai oleh Fahrizal, S.Pd., M.Kom ini mengadakan rangkaian acara selama 4 hari, yaitu 14, 21, dan 28 November 2021 serta akan berakhir pada 5 Desember 2021.

Pelatihan pemanfaatan Microsoft Word 2016 untuk meningkatkan kompetensi pengurus dan staf TPQ UPEKA VI menjadi tema pelatihan yang dibimbing oleh koordinator tutor, Harsih Rianto, M.Kom., bersama Martua Hami Siregar, M.Kom, serta melibatkan seorang mahasiswi Adellia Azzahra sebagai asisten tutor. Dengan modul materi pelatihan yang dikemas secara ringkas namun padat oleh Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom., diharapkan dapat memudahkan para peserta untuk memahami materi yang disampaikan oleh tutor sekaligus mempraktikkannya secara langsung.

 

 

Gambar 2. Peserta Menyimak Penjelasan Materi Yang Diberikan

Para peserta terlihat sangat antusias dalam menerima dan mempraktikkan materi yang diberikan oleh tim. Materi yang diberikan juga terkait dengan kegiatan sehari-hari para pengurus dan staf pengajar TPQ, sehingga antusiasme peserta untuk menambah keterampilannya menjadi sangat tinggi.

 

Gambar 3. Praktik Materi Oleh Peserta

Untuk mencairkan ketegangan dan kepenatan peserta, sekaligus untuk menguji pemahaman peserta akan materi yang diberikan, tim juga memberikan bingkisan sebagai hadiah bagi peserta yang terpilih oleh tutor sembari memberikan penjelasan materi.

 

 

Gambar 4. Pemberian Bingkisan Bagi Peserta Terpilih

Kegiatan yang berlangsung sekitar 3 jam ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara peserta dan tim pelaksana kegiatan. Diharapkan kegiatan ini bisa berlangsung secara berkesinambungan untuk memastikan peserta mendapatkan manfaat maksimal dari kegiatan ini, sekaligus untuk menjaga silaturrahmi antara insan perguruan tinggi dengan masyarakat.

Gambar 5. Foto Bersama Tim dan Peserta Kegiatan

 

Oleh: Ade Surya Budiman, ST, M.Kom – Dosen Univ. Bina Sarana Informatika.